Basah air hujan masih terasa
Pada riak-riak air di dataran bumi
Hujan masih belum bosan
Bergantian turun dari sore hingga kembali sore
Hari ini cerita baru harus di mulai
Tancapkan semua harap dan angan
Iringi dengan do’a yang selalu terlupa
Bila tak ingin kisah usang itu kembali
Dan kalender pun berganti
Menurut putaran bumi mengelilingi matahari
Sebelumnya, lebih awal kalender islam berganti
Kali ini bulan yang mengitari bumi
Hari terus berlari
Dan kalender pun akan terus berganti
Untuk jiwa dengan sejuta mimpi
Adalah tantangan untuk di sudahi.
Ditulis : 04 Januari 2009/ 08 muharam 1430 H
No Response to "Dan kalender pun berganti (puisi)"
Posting Komentar