Pagi yang lalu, bumi berguncang
Dengan usil membangunkan mereka
Yang masih terlelap dalam mimpi panjang
Di selatan dan sekeliling Djokdja
Ini nyata…!
Bukan sekedar slogan biasa dalam “DAGADU”
Bukan pula omong kosong sang feudal
Tapi mereka benar berduka di akhir pecan
Di akhir April
Malioboro sepi
Parangteritis begitu keritis
Bahkan Prambanan menjadi korban
Mereka berkabung
Tapi ternyata Djokdja tertipu
Orang pintar tak lagi bernalar
Orang kejawen sudah tak percayai mitos
Masa lalu
Tiga ribu mayat terkulai, pupus
Tapi bukan korban Merapi meletus
Sekali lagi Djokdja tertipu, halus
Dari penghuni samudera lewati sang bulus
Ada apa ini…?
Ternyata bukan letusan Merapi
Seperti harapan
Melainkan gempa
Di luar dugaan
Dan Djokdja pun tertipu….
No Response to "Ketika Djokdja tertipu ( puisi )"
Posting Komentar